Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2021
Gambar
  Sempat Atheis Walau Sebentar   Ketika selesai membaca essei karangan Pungky Arkadievich berjudul Atheis Paling Sederhana, ada rasa bersalah yang menyentil hati, sungguh. Rasa keraguan akan keberadaan Tuhan seperti yang sang istri rasakan, yang sebenarnya malu untuk saya akui, kalau saya pun pernah seperti itu. Atheis Paling Sederhana, begitu judulnya. Dalam essei ini sang suami mengingatkan kepada istrinya akan quotes Sujiwo Tedjo, “Bertanya besok makan apa adalah bentuk penghinaan pada Tuhan”. Lagi-lagi saya tersentil. Mungkin sudah ada ribuan kali keraguan seperti itu dalam benak. Contohnya, ketika orang tua saya mengalami kepailitan, saya selalu berdoa pada Tuhan untuk menambahkan rezeki kedua orang tua saya, agar kami bisa makan enak. Namun saya merasa, Tuhan tidak pernah mengabulkan doa saya dan akhirnya saya memutuskan untuk berhenti berdoa. Padahal tanpa saya sadari saya masih bisa makan saat itu walau bukan dengan lauk yang enak. Pernah ketika itu, ketika ...
Gambar
  Body Shaming Bukan Bercandaan   Walaupun dalam konteks candaan, tapi lama-lama kok menyakitkan ya.. M anusia adalah makhluk sosial yang tentunya tidak bisa hidup sendiri. Bergaul merupakan salah satu kebutuhan manusia untuk berinteraksi kepada sesamanya. Pergaulan juga merupakan salah satu cara untuk menjalin hubungan sosial antara seseorang dengan orang lain atau juga kelompok. Dalam pegaulan tentu kita memiliki banyak teman yang berbeda-beda, mulai dari gende r, usia, sifat dan kepribadian, dan lain-lain. Perbedaan yang ada diantara satu sama lain tentu tidak bisa kita paksakan satu sama lain untuk meniadakan perbedaan tersebut. Salah satunya dalam hal selera humor. Dalam hal ini terkadang suatu circle pertemanan punya selera humor dan   jokes yang berbeda-beda. Bahkan, tak jarang hinaan fisik juga bisa menjadi sasaran empuk untuk jadi bahan candaan dalam suatu circle pertemanan. Hinaan fisik ini kita sebut dengan body shaming. Dikutip dari yayasanpulih....