Sekat Kasat
Aku tak berusaha menutup mata
dan berlagak baik-baik saja.
Aku pun mengakui,
bahwa kita berdua tengah berdiri
di antara sekat kasat yang mulai menjulang tinggi
Pada awalnya kita memang berjanji tuk selalu menghubungi.
Namun, kita hanyalah dua manusia
yang sama-sama mengejar impian
kemudian disibukkan dengan berbagai alasan
Sampai akhirnya lupa dengan tujuan tuk terus mengabari
Sekat kasat ini
Membuat kita sama-sama tenggelam.
Aku tenggalam dalam kesibukanku yang tak ada habisnya, kau pun tenggelam dan hilang tanpa kabar.
Aku merindu
Tidakkah kau tau?
Komentar
Posting Komentar